Pemilihan Badan Permusyawaratan Desa Di Wilayah RW.06

Karang Agung, Jum’at (15/2) telah dilaksanakan pemilihan BPD dilingkungan Rw.06 untuk masa bakti 2019-2024 yang bertempat dibalai RW 06 Desa Karang Agung.

Turut hadir bpk.Yossua selaku Ketua Panitia Pemilihan BPD, bpk.Tasrip selaku Ketua RW 06, bpk.Tunut Setiawan selaku anggota BPD Karang Agung, Mahasiswa KKP Universitas Kaltara, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat khususnya warga RW 06 Desa Karang Agung.

Acara diawali dengan sambutan dari Ketua Panitia Pemilihan BPD Karang Agung. Dalam sambutannya beliau menyampaikan, bahwa pemilihan malam hari ini merupakan final penetapan calon BPD Desa Karang Agung mengingat masa bakti BPD Karang Agung akan berakhir pada bulan April mendatang. ‘’Harapan kami, selaku panitia dalam skema pemilihan calon BPD  pada malam hari ini, telah melalui tahap-tahap penjaringan sebelumnya  dilingkup RT sehingga malam ini kita bisa menentukan siapa calon BPD yang baru dan yang akan siap membawa aspirasi khususnya warga RW 06” tuturnya.

Acara dilanjut dengan pemaparan Permendagri No.10 Tahun 2016 tentang Pemilihan dan Pembentukan BPD, yang secara langsung dibacakan oleh salah satu perwakilan Mahasiswa KKP Universitas Kaltara sekaligus membuka sesi diskusi.

Dalam sesi diskusi kali ini, diawali oleh bpk.Firdaus selaku ketua RT 19. “ Sedikit tambahan dari saya, saya harap kita lebih mempertimbangkan kapasitas atau kemampuan calon yang nantinya akan kita usulkan”. Ucap beliau dalam menyampaikan pertimbangannya terkait calon Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang akan diusulkan.

Pembahasan mengenai calon BPD yang akan diusulan pada malam itupun disambung dengan pemaparan bpk.Tasrip selaku ketua RW 06 “Sebenarnya kami telah memperoleh nama-nama calon BPD hasil penjaringan dilingkup RT, tetapi setelah dikomunikasikan lebih lanjut, bahwa yang sersangkutan menyatakan tidak siap untuk dicalonkan sebagai anggota BPD Karang Agung” jelas bpk.Tarsip.

“harapan saya sekarang hanya pemuda atau warga yang siap menjadi figur dan penampung aspirasi masyarakat, khususnya warga RW 06 dan betul-betul berkompetensi untuk menjadi BPD, dan selebihnya saya kembalikan ke forum”. Lanjut beliau.

Menyambung pembahasan mengenai kreteria calon BPD, kali ini bpk.Tunut selaku anggota BPD Karang Agung yang sekaligus merupakan perwakilan dari RW 06 turut serta menyampaiakan sumbangsi pemikirannya dalam sesi diskusi pada malam itu. Beliau menyampaikan, bahwa rekam jejak merupakan hal yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan nama calon yang akan dipilih “Saya kira rekam jejak calon BPD juga patut dipertimbangkan, karna beban kerja BPD tidak hanya cukup menampung aspirasi saja, tetapi juga ikut serta dalam penyusunan Peraturan Desa yang nantinya akan ditetapkan menjadi Peraturan Desa” imbuhnya.

“Harapannya ya, ada calon BPD baik itu dari pemuda atau warga yang berkompetensi dan siap bekerja sebagaimana tugas dan fungsinya BPD” ujarnya. Dan diakhir penyampaiannya, beliau sempat mengusulkan nama calon BPD yang akan mewakili RW 06 “Saya usulkan sodara EMAN MUSTIKA yang akan menjadi calon BPD Karang Agung, selain kita butuh figur muda saya rasa saudara Eman juga berkompetensi untuk menjadi BPD yang nantinya akan membawa aspirasi khususnya warga rw.06”

Usulan calon nama yang sampaikan bpk.Tunut secara langsung disepakati forum dan ditetapkan secara aklamasi.

About karangagung 98 Articles
Media Informasi Desa Karang Agung

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan